Terbit di KHAS.co pada

MANUSIA BONEKA KEN-BARBIE

Justin dijuluki sebagai boneka hidup Ken. Valeria disebut manusia Barbie. Keduanya ditabalkan media sebagai Homo Sapiens, manusia tulen, pertama yang memiliki wajah dan tubuh identik dengan boneka terkenal keluarga Barbie.

Foto pertama bukanlah gambar boneka asli, melainkan manusia asli: Justin Jedlica si boneka Ken dan Valeria Lukyanova si boneka Barbie. Dalam dunia dongeng perbonekaan, Ken adalah pacar si langsing Barbie. Boneka Ken diciptakan tahun 1961. Boneka Barbie lahir lebih dulu, 1959.

foto manusia boneka ken barbiefoto boneka barbie ken
Foto 1: Justin dan Valeria/GQ/foto 2: boneka Ken-Barbie/Walmart

BONEKA HIDUP JUSTIN "KEN" JEDLICA


Wartawan The Daily Beast satu hari lalu menulis wawancara dengan boneka hidup Ken, Justin Jedlica, yang telah bertemu secara langsung dengan wanita Barbie Valeria. Kata Justin, ia telah menjalani 19 operasi bedah plastik (bukan 90 atau 100 operasi seperti selama ini ditulis di situs-situs internet) dan 149 "prosedur kosmetik".

Operasi bedah plastik pertama Justin saat ia berumur 18 tahun. Ia bekerja dan menabung uangnya untuk memperbaiki "sesuatu yang buruk di wajah saya", walaupun orang tuanya tidak setuju. Sampai saat ini, untuk semua bedah plastik yang telah dijalaninya, Justin menghabiskan dana sekitar Rp1,8 miliar.

Ditanya soal kritik publik perihal membelanjakan banyak uangnya demi bedah plastik, Justin "Ken" Jedlica mengatakan semua orang bebas menggunakan duit mereka. "Saya tidak berpikir untuk membeli mobil baru atau berlibur. Tidak masalah bagaimana orang memakai uang untuk membuat diri mereka merasa istimewa."

Seorang pakar psikologi pernah menyebut Justin mengidap penyakit kejiwaan body dysmorphia.

"Apakah anda sudah menikah?" tanya wartawan The Daily Beast.

"Ya, sudah hampir lima tahun," jawab Justin.

Kata ganti orang ketiga dia yang kemudian ditulis berkali-kali untuk menyebut pasangan Justin adalah he, bukan she.

Buset! Ternyata si boneka hidup Ken lebih doyan terhadap sesama jenisnya ketimbang si cantik Barbie.

[Baca: 14 prasangka keliru tentang pria gay.]

khas bernas foto justin kenfoto pria boneka justin ken
Justin sebelum dan sesudah bedah plastik/sumber foto/Jae Donnelly/The Sun

MANUSIA MIRIP BONEKA BARBIE, VALERIA LUKYANOVA


Model kelahiran 1985 ini memiliki bobot tubuh hanya 42 kilogram. Valeria memakan sayur dan buah-buahan tapi tidak memakan daging. Dia seorang vegetarian. Dia suka mendaki gunung.

Beberapa tahun lalu sejumlah media pers, antara lain ABC News, menduga foto-foto Valeria si Barbie yang beredar di internet hanyalah foto rekayasa, gambar olahan perangkat lunak Photoshop. Untuk membantah tudingan itu, dia sengaja tampil dalam wawancara televisi dan menayangkan gambar tubuhnya di Youtube.

Valeria "Barbie" Lukyanova tidak menjalani operasi bedah plastik pada wajahnya seperti yang dilakukan "pasangannya", Justin Jedlica si boneka hidup Ken. Wajah dan tubuh langsingnya masih orisinal, kecuali payudaranya yang telah dioperasi.

Manusia Barbie Valeria telah menikah dengan seorang pengusaha di negara asalnya, Ukraina, yang juga temannya semasa kanak-kanak.

foto wanita mirip boneka barbie
Manusia boneka Valeria "Barbie" Lukyanova/foto: GQ

Pendapat orang di internet beragam mengenai Justin Jedlica si boneka Ken dan Valeria Lukyanova si boneka Barbie. Banyak yang memuji, tak sedikit pula yang mencibir.

Saya sendiri terkagum-kagum melihat wajah mulus Justin Ken dan perut singset Valeria Barbie, dan sekaligus juga saya membatin: "Kasihan mereka."

Bagaimana pendapat anda tentang kedua boneka hidup ini? [KHAS BERNAS]
Terbit di KHAS.co pada

FOTO PERTAMA HUKUMAN KURSI LISTRIK

Gambar di bawah, yang tampak seperti lukisan, adalah benar-benar karya fotografi: foto wanita tengah duduk di kursi listrik. Inilah foto pertama eksekusi hukuman mati dengan kursi listrik yang dipublikasikan di Amerika Serikat, terbit di koran Daily News, New York, tahun 1928. Yang memotretnya seorang wartawan, dengan cara diam-diam.

Ibu rumah tangga itu, Ruth Snyder, dihukum mati karena dia bersama pria selingkuhannya terbukti membunuh suaminya sendiri, Albert Snyder, seorang editor majalah. Dia didakwa melakukan pembunuhan tingkat pertama, yang hukumannya adalah vonis mati.

hukum mati paling mengerikan kursi listrikhukuman mati paling kejam foto kursi
Fotografer: Tom Howard untuk Daily News/Getty Images/via Time

Situs majalah Time menulis [benar.org/1qt5Gio], redaksi koran Daily News di Kota New York sengaja menyewa wartawan foto dari daerah lain, Tom Howard, fotografer koran Chicago Tribune, untuk memotret eksekusi hukuman mati Ruth Snyder di bui. Alasannya, karena para reporter dan fotografer Daily News sudah dikenal baik oleh petugas penjara.

Tom Howard pun disusupkan ke dalam penjara, bukan sebagai jurnalis. Karena aturan penjara tidak membolehkan orang membawa kamera, Howard mengikat kamera film hitam putihnya pada pergelangan kaki kanannya, terselip di dekat ujung celana panjangnya. Kabel pembuka rana kamera disembunyikan di bagian atas celananya.

Yang mengejutkan, tulis majalah Time, fotogafer koran lokal itu dibiarkan petugas penjara untuk masuk. Ketika arus listrik dialirkan ke tubuh Ruth Snyder dan dia hendak mengembuskan napas terakhir, Howard mengarahkan sepatunya ke kursi listrik dan segera menjepretkan kameranya. Hanya satu foto yang diambilnya.

Seusai memotret diam-diam, dia bergegas membawa kamera ke kota, ke kantor redaksi Daily News yang menyewanya. Film langsung diproses di kamar gelap pada malam itu juga. Para redaktur dan penulis Daily News terkagum-kagum melihat foto jepretan Howard.

Foto hukuman mati Ruth Snyder diterbitkan dengan judul pendek: MATI!

Masyarakat Amerika Serikat dan dunia kaget. Belum pernah mereka melihat foto eksekusi mati di kursi listrik.

Sejak itu, selama puluhan tahun, tiap orang yang masuk ke ruangan kursi listrik mesti diperiksa pergelangan kakinya oleh sipir penjara.

HUKUMAN MATI KURSI LISTRIK: KEJAM, TAK MANUSIAWI


blog khas foto kursi listrik
Foto: via Wordpress

Kursi listrik adalah salah satu hukuman mati yang paling mengerikan dan kejam, dan karena itu, telah dihapus di banyak negara bagian di Amerika Serikat. Hukuman mati yang dianggap "lebih manusiawi" adalah dengan jarum suntik.

Hukuman mati dengan kursi listrik dinilai tidak manusiawi karena pernah terpidana berkali-kali gagal dieksekusi di kursi maut itu, sehingga dia merasakan sakit yang luar biasa selama 19 menit sebelum akhirnya mati, yang semestinya bisa cuma puluhan detik.

Penggunaan kursi listrik semakin sulit karena dua faktor: kesulitan menemukan algojo dan teknisi yang mampu memperbaiki kursi tersebut. Suntik mati pun jadi kontroversi karena hanya segelintir orang yang paham cara meracik obat yang bisa menyebabkan orang tewas dengan cepat. Jika salah, dosis tinggi potassium chloride bisa menyebabkan lumpuh dan membuat si terpidana tewas dengan cara menyakitkan [benar.org/1qt3mrG].

Kursi listrik di Amerika Serikat diciptakan oleh Harold P. Brown dan Arthur Kennelly. Keduanya adalah teknisi yang bekerja untuk ilmuwan Thomas Alva Edison [benar.org/1qtmDco].

Apa pendapat anda mengenai hukuman mati: setuju atau tidak?

Saya sendiri mendukung hukuman mati untuk beberapa kasus kejahatan, seperti genosida, rudapaksa, pembunuhan terencana/disengaja (bukan pembunuhan demi membela diri), dan korupsi lebih dari Rp500 juta.

Tersangka koruptor Anas Urbaningrum pernah memberi contoh yang bagus: dia siap digantung di tugu Monas. Kalau itu benar-benar terjadi, judul berita yang pas mesti tiga lapis:

ANAS!
TEWAS!
DI MONAS!

[Jarar Siahaan]
Terbit di KHAS.co pada

BERITA KHAS CALEG-CALEG KALAH

Di pelbagai wilayah Indonesia banyak calon anggota legislatif (caleg) DPRD menyuap warga dengan uang agar dia dipilih pada pemilu legislatif, 9 April 2014. Ternyata banyak caleg busuk itu yang tidak dicoblos pemilih di bilik suara. Mereka tidak ikhlas duitnya telanjur keluar, lalu marah-marah. Ada caleg minta pengurus masjid mengembalikan uang sumbangannya. Ada orang tua menutup jalan dan memukuli warga karena anaknya kalah dalam pemilihan caleg DPRD. Bahkan, ada pula pemuda yang bunuh diri karena caleg favoritnya gagal menuju kursi Dewan.

berita khas caleg kalah pemilu 2014
Foto: Tribun News

CALEG MINTA MASJID KEMBALIKAN SUMBANGAN


Situs berita Tribun Manado menulis, pengurus satu masjid yang tengah direnovasi di Sulawesi Barat mesti mengembalikan uang yang pernah disumbangkan oleh calon anggota DPRD. Kata narasumber, donasi politikus itu telah dimasukkan ke dalam kas masjid, dan mereka telah mengumumkan kepada warga bahwa ada caleg yang menyumbang. "Saya heran, ternyata diminta kembali." Pihak masjid mengatakan bersedia untuk mengembalikan uang si caleg.

CALEG PARTAI NASDEM MENGAMUK


Seorang wanita calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, pada malam hari mengamuk dan membongkar atap tempat pemungutan suara (TPS) yang dia sumbangkan. Warga mengatakan si caleg adalah seorang janda yang bersahaja. Dia kalah di TPS di kawasan rumah tinggalnya. Sumber berita: JPNN.

ANAKNYA KALAH, AYAH PUKUL WARGA


Putra si ayah itu adalah caleg Partai Demokrat untuk DPRD Kabupaten Serang. Karena jumlah suara anaknya tidak cukup untuk meraih kursi legislatif, si bapak menutup akses jalan menuju kampungnya dan memukul beberapa warga hingga terluka. Sumber berita: Yahoo.

CALEG PAN MINTA KEMBALI RP50 RIBU


Berita yang dikutip KHAS.co dari Kompas. Sejumlah warga mengadukan seorang calon anggota legislatif Partai Amanat Nasional (PAN) di Kolaka, Sulawesi Tenggara. Warga merasa diintimidasi oleh si caleg, yang menuntut uang suapnya dikembalikan. "Dia kasih Rp50 ribu. Dia bilang 'pilih saya'. Selesai penghitungan suara, uangnya diminta lagi."

CALEG PKS AKUI SUAP WARGA


Muhammad Jafar, calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk DPRD Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengaku dirinya meminta kembali dana politik uang yang sempat diberikannya kepada warga. Ia kecewa hanya mendapat dua suara di sebuah TPS, padahal tim suksesnya mengaku bisa mengumpulkan 23 suara. Sumber berita: via Kompasiana.

BUNUH DIRI KARENA CALEG PPP KALAH


Seorang pemuda melakukan bunuh diri diduga terkait dengan kekalahan caleg favoritnya untuk DPRD Provinsi Banten, dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), di TPS si pemuda itu. Dia menyilet urat nadinya dan meminum detergen yang dicampur dengan racun antinyamuk. Untunglah upaya bunuh diri itu diketahui bapaknya, dan nyawanya bisa diselamatkan. Sumber berita: Tribun News.

SUARA CALEG PKS TAK DITAMBAH, RUMAH KADES DIBAKAR


Nawawi, Kepala Desa Tlagah di Jawa Timur, menjadi korban amuk massa partai politik. Rumah si kades dibakar. Diduga ada kaitannya dengan kekalahan seorang caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kades Nawawi mengatakan bahwa pamannya sendiri, bernama Haji Halib, tim sukses si caleg PKS, pernah meminta dirinya untuk "mengatur" penambahan 1.200 suara bagi si caleg. Namun, kades itu menolaknya karena dia, sebagai aparat pemerintah, mesti bersikap netral terhadap semua calon legislatif. Sumber berita: Republika.

BANYAK CALEG STRES IKUTI TERAPI


Berita video Detik TV: padepokan Al Bustomi di Cirebon, Jawa Barat, didatangi banyak caleg yang kalah pada pemilu legislatif 2014. Ada caleg yang memilih tinggal di padepokan itu agar jiwanya lebih tenteram. Seorang caleg menghabiskan Rp300 juta untuk warga tapi dia tidak terpilih.

Menurut anda, patutkah kita merasa kasihan kepada calon anggota DPRD yang telah menghabiskan banyak uang untuk menyuap warga tapi ternyata tidak terpilih? [KHAS BERNAS]
Terbit di KHAS.co pada

KARTU JANJI: CARA BARU KUMPULKAN DUIT

Gerakan promise cards atau kartu janji Because I Said I Would digagas oleh Alex Sheen terinspirasi dari ayahnya yang telah meninggal. Bapaknya itu, katanya, selalu menepati janji selama hidupnya.

Anda dapat mengunjungi situs Because I Said I Would di URL becauseisaidiwould.com untuk mendapatkan sepuluh kartu gratis, yang akan dikirim ke alamat anda, atau bisa anda unduh ke komputer untuk dicetak sendiri. Kartu janji ini simpel saja. Hanya ada teks hitam di bagian bawahnya: because I said I would (karena telah kukatakan untuk kulakukan). Pada bidang kosong kartu, yang berwarna putih polos, anda mesti menulis sendiri janji-janji anda.

kartu janji because i said wouldkartu promise card because said would
Pendiri Because I Said I Would, Alex Sheen (kanan)/foto: benar.org/R5IquF

Kalau anda membutuhkan lebih dari sepuluh lembar kartu, itu tidak lagi gratis. Anda mesti membelinya dari toko daring situs kartu janji Because I Said I Would.

Orang-orang menulis teks pada kartu janji mereka. Kemudian kartu itu difoto, atau dia difoto tengah memegang kartu janjinya, dan diterbitkan di blog, Twitter, dan laman Facebook Because I Said I Would. Bunyi kartu janji itu antara lain:

  • Saya berjanji tidak akan lagi main SMS dan Facebook selagi menyetir mobil.
  • Setiap hari saya akan memuji satu orang dengan sungguh-sungguh.
  • Saya tidak akan berteriak kalau saya lagi marah.
  • Saya berjanji takkan lagi menyakiti diri sendiri dan mencoba untuk bunuh diri.

Di blognya ditulis bahwa Because I Said I Would adalah organisasi nirlaba, bukan usaha bisnis, dan telah didaftarkan tahun 2013 di negara bagian Ohio, Amerika Serikat.

Kartu janji itu tidak hanya dipakai orang untuk kebaikan diri mereka sendiri, namun juga untuk membantu orang lain, seperti mengumpulkan uang bagi kepentingan sosial. Pendirinya, Alex Sheen, pernah menulis kartu janjinya untuk mengumpulkan uang dua ribu dolar yang akan disumbangkan bagi korban bencana alam, dan kartu janji itu diterbitkan di Facebook. "Jika saya tidak bisa mengumpulkan $2,000 ..., saya akan memakai uang saya sendiri ... because I said I would." Hasilnya, orang-orang pun mengirimkan donasi, dan Alex berhasil mengumpulkan uang lebih dari targetnya.

Menurut situs Because I Said I Would, kartu janji dibutuhkan karena banyak orang yang sering melupakan janji-janjinya. Kartu janji adalah pengingat. Beberapa cara menggunakan kartu janji, tulis blog tersebut, antara lain:

  • Anda dan seorang yang lain saling berjanji dengan menuliskannya pada kartu berbeda; kalian bertukar kartu itu; tepati janji anda; kemudian ambil kembali kartu itu dan simpan.
  • Tulis janji anda pada kartu; foto kartu itu; lalu terbitkan ke internet, seperti media sosial anda, agar anda mengingat janji anda itu.
  • Tulis janji pada kartu; tinggalkan kartu itu di makam seseorang yang anda cintai; tepati janji anda sebagai kenangan akan orang tersebut.

Apakah anda tertarik untuk mencetak kartu janji Because I Said I Would dan memamerkannya ke dunia lewat Twitter atau Facebook?

Saya pikir tidak ada salahnya. Setidaknya itu lebih bermanfaat bagi publik daripada memajang foto mi pangsit yang sedang anda santap di restoran, atau menulis twit gombal seperti dilakukan playboy Twitter Benjamin James. [KHAS.co]

Ikuti Facebook @KHAS Bernas

Hak Cipta © 2014 Jarar Siahaan ❏ Konten www.khas.co bisa dikutip jika URL-nya ditautkan ❏ Diberdayakan Blogger

Anak yang belum berusia 15 tahun sebaiknya jangan membaca KHAS.co walaupun tidak ada tulisan/gambar tak senonoh di sini. Sebagian besar isi internet tidak cocok bagi anak-anak. Orang tua agar membatasi anak-anak berinternet. Jika tak diawasi, anak-anak yang rajin membaca web bisa menjadi dewasa sebelum waktunya. Komisi Nasional Perlindungan Anak (http://peluk.komnaspa.or.id) sering mengatakan di media bahwa banyak kasus anak-anak jadi korban kejahatan orang yang dikenalnya di internet, antara lain Facebook.

Dari 1.000 hal di internet, cuma satu yang layak dipercaya